Leave a comment

Ketemu Gibran Rakabuming Anak Pak Presiden

Gibran Intisari.jpg

Copyrighted : Kusumasari Ayuningtyas – Intisari

Kemarin hari yang ‘bersejarah’ buatku. Setelah mencoba berkali-kali untuk bisa ketemu dan ngobrol dengan Gibran Rakabuming *Anak Presiden Jokowi itu lho Jeng* berujung kehampaan, akhirnya Kamis 30 Oktober 2014 berhasil juga meet & greet sama Mamase. *Fiuuuhhh, ane selalu meyakini perjuangan panjang dan melelahkan itu selalu memberikan hasil.

9.10 am, sudah sampai di Chilli Pari, kateringnya Gibran. Di ruang tunggu banyak orang yang lagi duduk. Tampaknya sih klien. Kucari-cari dimanakah teman-temanku, ga susah soalnya tempatnya dipisah-pisah kaya di restoran gitu. Ga lama duduk, ada mbak-mbak datang menyuguhkan teh. Kulihat tiga temanku tehnya sudah hampir habis, mungkin mereka datang jauh lebih awal dari jam 9. Tidak berapa lama, gantian ada mas-mas tegap, tinggi, ganteng berpenampilan kasual gitu ngajak salaman kita-kita. Tampaknya sih Paspampres soalnya ada pinnya di kerah kemejanya. Kecil mungil sih, tapi tetap aja keliatan.

Gibran masih sibuk. Kata seorang temanku. Kami pun menunggu. Setengah jam menunggu, Gibran masih belum keluar juga dan kami ditemui oleh mbak manajer. Ya sudah, kami tanya-tanya dulu yang dasar-dasar soal katringnya. Sekitar setengah jam kemudian, si embak manajer tiba-tiba ijin masuk. Dan tidak berapa lama, keluarlah dia, Gibran. *rapiin muka dulu kitanya, Jeng.

Kesan pertama, minim senyum, tapi ramah, sopan dan terlihat welcome. Good sign. Eh, lha kok begitu duduk dia bilang, “satu pertanyaan aja ya!” Apa-apaan ini kaka Gibran? Daku sudah tunggu kau lama, susah kali ketemu kau ini.

Eh, tibaknyo, si kaka ini cuma bercanda. Dia menjawab semua pertanyaan kami yang banyak dan bersahut-sahutan dengan sabar dan disabar-sabarkan ketika pertanyaan yang sama diulang lagi. Hihihihi.

Satu jam lebih kami bercakap-cakap dengan pengawasan dari Paspampres doi yang waktu itu pake kostum casual. Tapi tetap asik kok. Ga tegang. Ga ada tu kesan songong, nyolot, ga sopan dan sebagainya. Yang ada dia sederhana banget. Ga keliatan kalau anak orang paling penting di negeri ini. Biasa aja. Ga ada jarak. Asik. Lucu, apa adanya. Cuma ya itu agak irit kalau ngomong. Mungkin kaya yang dibilang si adik, Kaesang Pangarep, di blognya kalau kakaknya yang satu ini pendiam banget trus kalau ngomong kaya diitung-itung takut rugi. Ada-ada aja.

Pokoknya tugas selesai. Cuma, Gibran belum bisa difoto waktu itu soale memang lagi ga ada event. Musti nunggu pas ada event. Dan sudah janjian lagi di hari lain untuk sesi foto-foto. Gapapa, waktunya ga mendesak ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: